Beberapa hari yang lalu saya mendapati pengamen di bis kota yang membuat saya merasa sangat risih dengan keberadaannya. pengamen tersebut meminta uang dengan cara memaksa. dan ketika tidak diberi dia melontarkan kata-kata yang sangat sinis. karena nada bicara yg sungguh tidak mengenakkan akhirnya dengan sangat terpaksa saya mengeluarkan sedikit uang recehan untuknya. jadi sebenarnya mereka itu pengamen atau preman sich????sebenarnya bukan masalah kita tidak mau memberi hanya saja terkadang uang yang mereka peroleh dari mengamen bukan saja sekedar untuk membeli makan saja tetapi juga untuk membeli rokok, minuman keras bahkan untuk berjudi sekalipun. Mungkin ada baeknya, uang tersebut tidak diberikan langsung kepada pengamen tetapi disumbangkan kepada pengelola rumah-rumah singgah atau lembaga yang memberdayakan pengamen.
0 komentar:
Posting Komentar